Adhit’s Weblog

Just another ordinary people to share something

Update krisis financial (6 Oktober 2008)

Posted by adhit on October 6, 2008

hari ini blog sy akan menjadi saksi kondisi bursa penutupan hari senin tanggal 6 Oktober 2008. IHSG terkoreksi 10% menjadi 1648.739, saham-saham laen juga terkoreksi sangattt tajam, beberapa contoh antara lain BUMI -32%, AALI -23%, UNSP 35%, lalu BNBR -41% … gilaa mau jadi apa bursa saham kita. sebenarnya apa yang terjadi?

masih dipengaruhi oleh krisis financial di Amerika, berikut beritanya :

dikutip dari http://www.detik-finance.com:

Jakarta – Kepanikan kembali merebak di pasar saham berbagai belahan dunia. Krisis finansial yang kian menyebar luas membuat investor memilih untuk membuang saham-sahamnya untuk sementara waktu.

Anjloknya saham-saham di Wall Street di akhir pekan lalu, bahkan setelah DPR AS memberikan persetujuan bailout besar-besaran hingga US$ 700 miliar, membuat investor trauma. Bahkan setelah UU Bailout diteken, saham-saham semakin rontok.

Pada perdagangan Jumat, 3 Oktober, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup merosot 156,51 poin (1,49%) ke level 10.326,34. Nasdaq juga melemah 29,33 poin (1,48%) ke level 1.947,39 dan S&P 500 turun 14,85 poin (1,33%) ke level 1.099,43.

Dan pada Senin (6/10/2008), bursa-bursa di berbagai belahan dunia merosot tajam. IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penurunan yang terparah hingga 183,768 poin atau 10,03% ke level 1.648,739.

Bursa-bursa regional lain yang ikut melemah adalah Tokyo anjlok 4,25%, Hong Kong merosot 5%, Seoul turun 4,3%, Sydney anjlok 3,3%, Shanghai turun 5,23%, Mumbai anjlok 5,58%. Bursa Saudi juga merosot hingga 9,6% setelah libur panjang lebaran.

Sementara bursa-bursa Eropa pun dibuka langsung berjatuhan. Bursa London, Frankfurt dan Paris merosot lebih dari 6%. Indeks saham Rusia bahkan lebih parah, dengan penurunan hingga 15% sehingga otoritas bursa memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham.

“Kita memiliki pelemahan dan ketakutan serius yang mendorong pasar di tangan kita. Setiap orang kini bertanya, dimana hari ini akan berakhir,” ujar Tom Hougard, chief market strategist City Index seperti dikutip dari AFP.

Harga minyak pun ikut merosot hingga di bawah US$ 90 per barel. Harga diperkirakan terus merosot seiring krisis finansial yang makin memburuk dan akan mengurangi tingkat permintaan.

“Pasar tidak yakin bahwa paket bailout AS dapat melindungi perekonomian dari krisis finansial,” ujar Ryuta Otsuka dari Toyo Securities.

“Rencana bailout mungkin telah disetujui pada Jumat lalu, tapi sejauh ini tidak ada reaksi yang nyata di pasar kredit dan karena ini maka ada asumsi bahwa rencana itu tidak akan bekerja, meski anggapan semacam ini cukup prematur,” kata dealer CMC, Matt Buckland.

Investor tidak berhasil diyakinkan oleh rencana pemerintah Jerman menyelamatkan Hypo Real Estate. Termasuk rencana BNP Paribas mengambil alih sebagian bisnis Fortis.

Kini investor sedang menantikan pertemuan negara-negara maju G7untuk mencari petunjuk mengenai rencana mereka menghadapi krisis finansial apakah dengan injeksi ke pasar ataupun penurunan suku bunga. Hal lain yang dinantikan adalah pidato dari Gubernur Bank Sentral AS, Ben Bernanke yang kemungkinan bisa memberi sinyal tentang arah suku bunga.

apakah fatal akibatnya kalo keadaan kita seperti ini terus, berikut pandangan dari Pak Presiden SBY :

Jakarta – Krisis keuangan di AS sudah pasti akan membawa dampak bagi Indonesia, tapi tidak sampai menyeret Indonesia kembali ke krisis 1997-1998 lalu.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono optimistis bangsa Indonesia dapat melalui kondisi sulit dan tidak perlu mengoreksi target pertumbuhan ekonomi nasional.

Demikian salah satu arahannya dalam sesi penutup sidang kabinet di Kantor Setneg, Jalan Veteran, Jakarta.

Sejumlah pengusaha nasional dan pimpinan BUMN mengikuti rapat yang berlangsung empat jam sejak dimulai pukul 14.00 WIB, Senin (6/10/2008).

“Dengan kebijakan tepat dan upaya maksimal, mari pertahankan pertumbuhan 6%. Saya tahu banyak negara yang koreksi pertumbuhannya jadi lebih rendah, tapi mari kita pertahankan pertumbuhan kita 6%. Mari kita manfaatkan perekonomian domestik,” tegas SBY.

Presiden menegaskan, berkat kerja keras semua pihak selama bertahun-tahun maka fundamental ekonomi, politik dan sosial dalam negeri saat ini jauh lebih baik dibanding 10 tahun lalu.

Karenanya semua pihak harus optimis dan rasional mengambil langkah sambil terus menjaga kepercayaan masyarakat. “Bukan berarti kondisi akan aman-aman saja, tapi Insya Allah nightmare 98 tidak akan terjadi,” imbuhnya.

Penggunaan APBN 2009 harus lebih dioptimalkan untuk memacu pertumbuhan dan membangun jaring pengaman sosial. Misalnya untuk membangun sarana infrastruktur, penanggulangan kemiskinan dan stimulasi pertumbuhan lainnya dengan alokasi penggunaan yang cukup.

Kepada para pelaku usaha, presiden mewanti agar tetap bergerak meski dapat dimaklumi bila ekspansi berkurang. Hal ini demi menjaga pemasukan negara dari sektor pajak dan mencegah bertambahnya jumlah pengangguran akibat terjadinya PHK massal.

Untuk itu Bank Indonesia dan perbankan dimintanya mengembangkan kebijakan agar kredit tersedia dan menjamin likuiditas. Pada saat bersamaan pihak swasta harus terus mempertahankan kinerja, tetap mencari peluang dan berbagi peran dengan pemerintah dalam menanggulangi situasi sulit.

“Cerdas tangkap peluang dagang dan kerja sama ekonomi dengan negara lain. Meski pertumbuhan ekonomi Asia turun dari 11% ke 9%, tapi saya pikir tetap oke. Pasar Eropa dan AS akan lebih tertutup terhadap ekspor, maka produk kita harus kompetitif. Awasi dumping, saya dapat info barang yang mau masuk AS belok ke Indonesia. Bea cukai dan imigrasi harus waspada agar tidak tembus dan lumpuhkan industri nasional,” sambung SBY.

Pada jajaran pemerintah, presiden menyerukan lagi efisiensi dalam pengadaan angggaran dan utamakan produk dalam negeri. Demi menghemat anggaran, impor barang mewah haris dikurangi dan pada saat bersamaan menggalakkan kembali kampanye penggunaan buatan dalam negeri dengan kebijakan insentif dan disinsentif.

Mereka juga diminta melakukan konsultasi insentif dengan berbagai kalangan usaha untuk mencari jalan keluar terbaik mengatasi krisis. Berkomunikasi secara jujur dan tepat tentang masalah yang terjadi, tapi tetap optimis dan tidak menimbulkan kepanikan.

“Jangan angin surga, ‘semua baik-baik saja, don’t worry‘. Cegah pernyataan yang tidak perlu dan bukan menjadi kewenangannya,” tandas SBY.

Terkait tahun politik dan pemilu, presiden mengingatkan para politisi untuk tidak lagi melakukan praktek politik partisan. Sebaliknya harus lebih kompromis demi kebaikan bersama dan masa depan bangsa secara keseluruhan, bukan sekedar kepentingan kelompok.(lh/ddn) (www.detik-finance.com 6 Oktober 2008)

ternyata beliau berpendapat kalo kita tidak akan kembali mengulang krisis tahun 1998, insyaAllah.

trus apa yang harus kulakukan, hold atau cut lost???????????

mohon saran dan kritiknya

Sumber: http://www.detik.com

Advertisements

23 Responses to “Update krisis financial (6 Oktober 2008)”

  1. sonoandthegank said

    wah dit ini kalo bursa kita kebanyakan investor yang masuk orang asing.. liat aja bukannya Fundamental perusahaan2 kita yang listing lagi pada bagus2nya.. kok bisa anjlok sahamnya.. kalo gak salah persentase investor asing dan domestik 90% : 10 %.. inflasi kita lagi tinggi sekitar 11,25%.. BI rate naik sampai pada posisi 9,25%.. dan ada kemungkinan naik lagi.. naiknya BI rate memaksa naik juga suku bunga pinjaman.. ya ujung2nya industri riil jadi tertekan..

    inflasi naik.. produk bank banyak yang gak laku.. tabungan dan deposito.. bunga bank dengan inflasi masih besar inflasi nilainya.. percuma

    maen saham… bursa kita tertular.. yang sakit disana.. sini yang kena.. rencana bailout yang sudah disetujui oleh kongres as dengan dana sekitar 700 milyar US dollar.. belum tentu bisa mendinginkan situasi..

    dulu harga minyak.. sekarang anjloknya bursa di amerika.. berat2…

  2. ridhaniar said

    kenapa tho koq amerika bisa krisis finansial? ada apa dengan mereka? terus mempengaruhi harga laptop di indonesia gak? jadi lebih murah gitu we ke ke ke ke

  3. adhit said

    amerika kena krisis tu gara2 subprime mortgage yang menjadi salah satu penyebab utamanya.. dan itu berakibat efek domino keperekonomian amerika dan dunia, krisis itu bahkan membuat bank besar di AS si Lehman itu bangkrut, pokoke ngeri dah efeknya….. kalo pengaruhnya terhadap harga laptop mungkin bakal naik karena kurs dollar naik, hari ini aja kurs dollar sekitar 9700/dollarnya dan itu rupiah terus melemah dari beberapa hari yang lalu..jadi beli laptopnya entar aja

  4. sonoandthegank said

    bi rate jadi 9,5%.. naik lagi..

  5. nisa said

    uuuuyyyyyyy, lllllliiiiiiinnnnnnnnnnkkkkkkk bbbbbbbbbbbbbbllllllllooooooooogggggggg yyyyyyyyyy!!!
    http://www.nisaitsme.blogspot.com

  6. nisa said

    link gw d http://www.nisaitsme.blogspot.com

  7. adhit said

    ayo pada lari ke deposito aja………

  8. sonoandthegank said

    bener did.. ke deposito aja pasti lebih besar.. inflasi aja 11,5%.. nego aja ma banknya.. bunga depositonya minta 15% sekalian..

  9. wahyu said

    Deposito ke banknya Mbak Rahma aja dit.
    selain bunga banknya lumayan,ntar dapat senyum lho dari mbak rahma..
    hehehehe…. (bcanda lho om…)

  10. adhit said

    nah itu dia komen yang selama ini ku tunggu hehehe….

  11. jemesbonyok said

    ringkasnya beda krisis taon 1998 sama 2008,gmn dhit ? tx

  12. adhit said

    Mirip siy, Bedanya kalo krisis taon 98 lebih parah dari sekarang. Klo 98 disebabkan karena jatuhnya nilai mata uang rupiah trus kita utang luar negeri kita membengkak, inflasi tinggi banget, harga2 mahal didukung kondisi fundamental kita jelek

    kalo krisis sekarang fundamental kita bagus dan gak separah krisis dulu. krisis sekarang disebabkan karena dampak dari Amerika, bis Lehman brother bangkrut trus merembet ke yg lainnya investor sana panik yang lainnya juga ikut panik, hampir semua negara kena dampaknya jadi banyak temennya hee.

    Tapi hari ini, keadaan sudah membaik kok… IHSG dibuka positif trus transaksi rata2 naik, moga2 aja penutupan juga hijau.

  13. jemesbonyok said

    trima kasih mas adhit,tapi sy awam jadi mumet nih ,lehman brother bangkrut kok bisa ya dampaknya kemana-mana seperti ada link ya ?

  14. adhit said

    benernya bukan lehman penyebabnya, maksud sy lehman tu malah salah satu korbannya. lalu kenapa semua panik? ya kita liat aja contoh siapa lehman itu, salah satu bank terbesar di amerika aja bangkrut trus gemana dengan bank kecil, bank selevel, dan diatasnya, mereka juga was2 tu akhirnya tambah panik deh trus nular ke negara2 lain. Iya dampaknya krisisnya bisa kemana2 karena amerika sendiri bisa dikatakan sebagai indikator perekonomian dunia, jadi pusatnya aja lagi goncang otomatis bawahnya juga ikut2an

  15. ancah said

    pusinnnggg deh… kok ngomonginnya itu tentang ekonomi ini lah itu lah.. cepe deh.. udah butek nih.. gimana klo ngebahas tentang cewek ditak wan?? kan biar nge refresh otak.

  16. sonoandthegank said

    bener ca.. mampir ke blog ca.. dicariin anak-anak tu..piye kodokmu

  17. jemesbonyok said

    dhit , president g w bush menandatangani “bailout” ” senilai US$ 700 miliar (Rp 6.300 triliun),apa itu bailout ? berarti amerika masih punya uang sebanyak itu ya?

  18. adhit said

    sepengetahuanku bailout itu adalah suatu penyelamatan aset-aset negara dengan memberikan dana segar ke pasar, jadi aset-aset perusahaan itu dialihkan menjadi milik negara untuk diselamatkan melalui membeli sahamnya, obligasinya atau surat-surat berharga lainnya. kalo di Indonesia kemaren seperti kasus BLBI.

    uang itu berasal dari surat utang yang diterbitkan pemerintah AS. menurut informasi uang 700 M itu setara dengan 5-6% dari total GDP-nya AS yang berkisar sekitar 13 T

  19. jemesbonyok said

    kalo GDP-nya Indonesia berapa ?

  20. adhit said

    GDP indonesia tu tahun 2007 total 1,963,974 Billion Rupiah

  21. phie said

    gmn prkmbgn rupiah skg ?? udah jrg ngikutin ne…

    beneran tanda2 krisis 98 g bkl terulang??

  22. adhit said

    rupiah hari ini turun 85 poin jadi 9860, karena masih punya sentimen negatif ke krisis global ini.

    berdoa saja semoga krisis th 98 tidak terulang lagi, dari sisi fundamental kita masih OK, asal jangan pada panik aja

  23. Haikal said

    Analisa saya,

    Tim keuangan RI sudah dipengaruhi oleh IMF dan Bank Dunia yang menganjurkan agar dinaikkan suku bunga. Logika mereka adalah menahan gejolak rupiah yg akhirnya juga tidak tertahan. Yang ada adalah sang debitur menjerit atas kenaikan bunga pembayaran. Yang dimanjakan adalah para kreditur yang mayoritas asing sehingga menahan uang di Negara Indonesia. Coba diganti dengan emas / dinar yang nilainya tidak begitu pengaruh dengan inflasi. Sadarlah …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: